Gejala Katarak

Gejala Katarak – Masih banyak orang yang agak bingung mengenai katarak dan menyangka kondisi ini mengenai lapisan terluar lensa mata atau kornea. Ada lagi yang berpendapat behwa katarak adalah kulit yang tumbuh menutupi sebagian mata. Kedua pendapat ini keliru. Kesalahpahaman ini sebagian disebabkan oleh iklan layanan social yang mengajak orang menyumbangkan sebagian uangnya untuk mendukung tim bedah katarak di Negara-negara dunia ketiga. Sebenarnya ini adalah pekerjaan social yang sangat istimewa, tetapi iklan yang mereka terbitkan menunjukkan foto-foto yang meski bermaksud baik-gambar orang dengan kornea berwarna putih dan berparut tetapi merancukan, karena ini bukanlah katarak yang sesungguhnya. Gejala katarak adalah hilangnya kebeningan dari lensa pengfokus di dalam mata lensa kristalin yang terletak tepat dibelakang iris yang berwarna dan hanya bisa dilihat melalui pupil.

Gejala Katarak

Gejala Katarak

Nama penyakit mata katarak muncul berabad-abad yang lalu dari sebuah ide bahwa keputihan pupil yang kebetulan hanya dapat dilihat pada kasus-kasus yang sudah lama terbaikan adalah seperti air terjun yang mengalir turun dari otak. Pada katarak yang padat, pupil memang tampak putih tetapi tampilan ini lebih disebabkan oleh agregasi dari protein lensa yang dikenal sebagai kristalin perubahan ini persis dengan perubahan yang terjadi pada albumin bening dari sebuah telur ketika direbus. Bahkan kasus katarak yang paling padat sekalipun tidak pernah menghilangkan persepsi cahaya secara total sehingga, meskipun katarak dapat mengaburkan gambaran yang penting, tetapi tidak pernah membuat penderitanya sama sekali tidak dapat melihat. Gejala katarak mata yang tidak bisa melihat cahaya sama sekali biasanya mngalami kerusakan serius lainnta dan bukan sekedar katarak. Seringkali keputihan ini hanya mengenai bagian belakang lensa, sehingga penderitanya mengalam kelainan penglihatanyang parah meski matanya tampak normal.

Gejala Katarak

Gejala katarak tidak dan tidak dapat menyebabkan rasa nyeri. Katarak hanya mempengaruhi kualitas penglihatan. Kondisi inoi muncul nyaris tanpa diketahui dan hampir selalu berjalan dengan sangat lambat. Biasanya proses keopakan berjalan dengan stabil, tetapi kadang-kadang terjadi percepatan yang singkat yang diikuti dengan periode panjang dimana tidak terlihat perubahan yang nyata. Banyak katarak yang mengubah cara berbagai gelombang cahaya melewati lensa, sehingga cahaya merah dan kuning bisa lewat dengan lebih mudah daripada cahaya biru. Sekali lagi, efeknya bertahap dan tidak mudah dikenali, tetappi setelah pembedahan katarak pasien biasanya menyatakan kegembiraannya dengan menyebutkan betapa trangnya warna langit atau betapa terangnya benda-benda berwarna biru.

Efek lain dari meningkatkan kepadatan di dalam lensa adalah meningkatnya daya untuk membelokkan sinar cahaya. Ini dikenal sebagai peningkatan indeks refraksi lensa mata. Efeknya membuat jarak pandang penderitanya semakin lama semakin pendek. Ini memungkinkan mereka paling  tidak untuk sementara waktu, dapat membaca tanpa kacamata baca dan bahkan bisa menimbulkan ilusin bahwa penglihatan mereka membaik.

Pengobatan Katarak

Pengobatan yang dilakukan pada penyakit katarak mata adalah dengan melakukan operasi. Pembedahan yang dilakukan dengan menggunakan teknik insisi yang kecil, maka jika penyembuhan pada pasca operasi biasanya dilakukan lebih pendek. Selain itu juga pasien biasanya akan bebas rawat jalan pada hari itu juga, namun juga tetap dianjurkan dalam melakukan aktivitas sehari-hari mereka dalam satu bulan. Sebaiknya hindari peregangan atau juga mengangkat benda yang berat selama satu bulan, dan jangan melakukan olahraga berat selama paling tidak 2 bulan. Matanya bisa juga dibalut dengan selama beberapa hari pertama setelah melakukan operasi jika memang Anda merasa nyaman, maka balutan tadi bisa dibuang pada hari pertama setelah operasi, dan Anda bisa melindungi mata Anda dengan menggunakan kacamata atau juga dengan menggunakan pelindung selama seharian. Kacamata yang sementara bisa digunakan selama beberapa hari setelah operasi, namun  biasanya pada pasien akan bisa dilihat dengan lebih baik lewat lensa intraokuler sambil dengan cara menantikan kacamata permanen mereka. Biasanya hal ini dilakukan sekitar 6-8 minggu setelah melakukan operasi.

Obat katarak mata yang diberikan biasanya adalah :

  1. Bermanfaat dalam mengurangi rasa sakit, akibat operasi mata adalah suatu tindakan penyayatan yang dilakukan. Maka hal yang dibutuhkan adalah pemberian obat untuk membantu mengurangi rasa sakit yang kemungkinan muncul selama beberapa jam sjetelah hilangnya kerja bius obat yang digunakan disaat sedang proses pembedahan/
  2. Pemberian antibiotik dalam mencegah terjadinya infeksi, pemberian dari jenis antibiotik biasanya masih dianggap sebagai salah satu hal yang rutin dan teratur serta tidak perlu diberikan dari dasar kemungkinan untuk terjadinya infeksi akibat kebersihan yang terjadi dengan tidak sempurna.
  3. Obat tetes mata sterois biasanya adalah obat tetes mata dengan kandungan steroid di dalamnya yang sangat berguna dalam mengurangi terjadinya reaksi pada radang akibat suatu pembedahan.

Beberapa hal yang boleh dilakukan setelah melakukan operasi adalah :

  1. Menggunakan obat tetes mata sesuai dengan yang sidah dianjurkan
  2. Melakukan pekerjaan yang tidak terlalu berat
  3. Jika Anda menggunakan sepatu, maka sebaiknya jangan mengguanan dengan posisi membungkuk namun dengan cara mengangkat kaki ke atas.

Hal yang tidak boleh dilakukan adalah :

  1. Sebaiknya jangan menggosok mata
  2. Jangan membungkuk dengan posisi yang terlalu dalam
  3. Jangan menggendong alat-alat yang berat
  4. Jangan membaca dengan berlebihan dan juga dengan biasanya.

Gejala Katarak


=====================================

>>> Bilberry Eyebright Plus Membantu Pengobatan Katarak Mata, Mencegah dan Membantu Mengatasi Penyakit Mata Katarak, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Katarak Mata and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>